Yah, satu kata .. MENGENASKAN.
5 pertandingan terakhir
Internazionale berakhir sangat-sangat mengenaskan. Ketika bertandang ke Via Del
Mare, Lecce berhasil mengalahkan Inter dengan skor 1-0. Pekan selanjutnya di
Meazza, sangat-sangat aneh, Diego ‘Principe’ Milito berhasil membobol gawang
Palermo dengan 4 gol, yak Quad-Trick! Tapi hasil akhir berbicara lain, skor 4-4
tercipta! Pekan selanjutnya Inter tandang ke Olimpico Roma, dan hasil akhir 4-0
untuk Roma. Kembali bermain di Meazza pekan selanjutnya, Inter ditantang klub
juru kunci, Novara. Dan hasil akhir sangat-sangat mengejutkan, Inter kalah lagi
0-1. Omaigat. Dan dini hari tadi, lagi-lagi di Meazza.. alih-alih akan bangkit,
skuat Ranieri kembali takluk 0-3. Ini merupakan kekalahan ke-10 musim ini.. 5
pertandingan, gol 4x dan kemasukan 13x.. catatan yang sangat-sangat buruk.. (“anjrit
tekanan batin gue nulis semua ini..”)
Pada akhir babak pertama, dini
hari tadi, sang presiden, Massimo Moratti meninggalkan Meazza, ini adalah
hal-hal yang sangat-sangat jarang dia lakukan. Pertanda Ranieri akan ‘dilengserkan’
seperti yang lalu-lalu??? Masih belum ada kejelasan sampai detik ini. Menurut gue,
tidak semua kesalahan ada di Ranieri, ingat, dia lah yang mengakat Inter dari peringkat
bawah sampai pekan ke-24 ini ada di peringkat 6.
Mungkin beberapa hari kedepan
akan terjadi 3 opsi ini yang akan dilakukan oleh Moratti,
Mengkonfirmasi posisi Ranieri, saat sekarang, pilihan ini adalah
hal yang paling rasional, karena sang president pasti tau betapa pentingnya
pertandingan melawan Marseille di UCL Rabu depan. Ini akan menjadi sulit jika
membuat keputusan untuk mengganti pelatih sekarang. Dan kemungkinan, Moratti
baru akan mengevaluasi ‘kursi panas’ Ranieri setelah nya. Setelah pertandingan
dini hari tadi ,Ranieri meminta maaf, dan berkomitmen, bahwa dia tidak akan
mengundurkan diri.
Opsi kedua yaitu, Beppe Baresi. Ini adalah kesempatan
yang sangat baik. Setelah beberapa tahun melatih di ‘youth level’, Baresi bisa saja
terpilih dalam hal ini menjadi ‘caretaker’ Inter sampai akhir musim. Baresi
sangat-sangat paham akan ‘lingkungan’ di Appiano Gentile.
Opsi ketiga bisa dibilang ‘Crazy Idea’, yaitu memilih Luis Figo. Yess benar sekali, Luis
Figo. Dia yang kini menjabat direksi internal di Inter, bisa saja muncul
sebagai ‘caretaker’ untuk menggantikan Ranieri.
Mungkin masih ada 2 nama lagi,
yaitu Fabio Capello yang ‘mengganggur’ setelah mengundurkan diri dari timnas
Inggris, tapi tidak mungkin Don Capello mau menerima kontrak untuk sampai akhir
musim saja, dan satu lagi Roberto Baggio, tapi nama terakhir masih dalam
pelatihan untuk mempunyai sertifikat kepelatihan.
Kita lihat beberapa hari kedepan
akan terjadi apa. Tetapi, apapun yang terjadi, hati ini, jiwa ini tetap BIRU-HITAM. Javier Zanetti pernah
mengatakan, “..JIKA KALIAN TIDAK INGIN
MENDUKUNG KAMI DISAAT KALAH, MAKA JANGAN
BERSORAK KETIKA KAMI MENANG..”, aye..aye.. Captain!!
FORZA INTER! NON MOLLARE MAE! INTER PER
SEMPRE! TIAMO INTER!
atep bom, bikin tulisan gojek napah
ReplyDelete