Saturday, February 18, 2012

NON MOLLARE MAI..


Yah, satu kata .. MENGENASKAN.

5 pertandingan terakhir Internazionale berakhir sangat-sangat mengenaskan. Ketika bertandang ke Via Del Mare, Lecce berhasil mengalahkan Inter dengan skor 1-0. Pekan selanjutnya di Meazza, sangat-sangat aneh, Diego ‘Principe’ Milito berhasil membobol gawang Palermo dengan 4 gol, yak Quad-Trick! Tapi hasil akhir berbicara lain, skor 4-4 tercipta! Pekan selanjutnya Inter tandang ke Olimpico Roma, dan hasil akhir 4-0 untuk Roma. Kembali bermain di Meazza pekan selanjutnya, Inter ditantang klub juru kunci, Novara. Dan hasil akhir sangat-sangat mengejutkan, Inter kalah lagi 0-1. Omaigat. Dan dini hari tadi, lagi-lagi di Meazza.. alih-alih akan bangkit, skuat Ranieri kembali takluk 0-3. Ini merupakan kekalahan ke-10 musim ini.. 5 pertandingan, gol 4x dan kemasukan 13x.. catatan yang sangat-sangat buruk.. (“anjrit tekanan batin gue nulis semua ini..”)

Pada akhir babak pertama, dini hari tadi, sang presiden, Massimo Moratti meninggalkan Meazza, ini adalah hal-hal yang sangat-sangat jarang dia lakukan. Pertanda Ranieri akan ‘dilengserkan’ seperti yang lalu-lalu??? Masih belum ada kejelasan sampai detik ini. Menurut gue, tidak semua kesalahan ada di Ranieri, ingat, dia lah yang mengakat Inter dari peringkat bawah sampai pekan ke-24 ini ada di peringkat 6.

Mungkin beberapa hari kedepan akan terjadi 3 opsi ini yang akan dilakukan oleh Moratti,

Mengkonfirmasi posisi Ranieri, saat sekarang, pilihan ini adalah hal yang paling rasional, karena sang president pasti tau betapa pentingnya pertandingan melawan Marseille di UCL Rabu depan. Ini akan menjadi sulit jika membuat keputusan untuk mengganti pelatih sekarang. Dan kemungkinan, Moratti baru akan mengevaluasi ‘kursi panas’ Ranieri setelah nya. Setelah pertandingan dini hari tadi ,Ranieri meminta maaf, dan berkomitmen, bahwa dia tidak akan mengundurkan diri.

Opsi kedua yaitu, Beppe Baresi. Ini adalah kesempatan yang sangat baik. Setelah beberapa tahun melatih di ‘youth level’, Baresi bisa saja terpilih dalam hal ini menjadi ‘caretaker’ Inter sampai akhir musim. Baresi sangat-sangat paham akan ‘lingkungan’ di Appiano Gentile.

Opsi ketiga bisa dibilang ‘Crazy Idea’, yaitu memilih Luis Figo. Yess benar sekali, Luis Figo. Dia yang kini menjabat direksi internal di Inter, bisa saja muncul sebagai ‘caretaker’ untuk menggantikan Ranieri.
Mungkin masih ada 2 nama lagi, yaitu Fabio Capello yang ‘mengganggur’ setelah mengundurkan diri dari timnas Inggris, tapi tidak mungkin Don Capello mau menerima kontrak untuk sampai akhir musim saja, dan satu lagi Roberto Baggio, tapi nama terakhir masih dalam pelatihan untuk mempunyai sertifikat kepelatihan.

Kita lihat beberapa hari kedepan akan terjadi apa. Tetapi, apapun yang terjadi, hati ini, jiwa ini tetap BIRU-HITAM. Javier Zanetti pernah mengatakan, “..JIKA KALIAN TIDAK INGIN MENDUKUNG KAMI DISAAT KALAH,  MAKA JANGAN BERSORAK KETIKA KAMI MENANG..”, aye..aye.. Captain!!
FORZA INTER! NON MOLLARE MAE! INTER PER SEMPRE! TIAMO INTER!

1 comment: